Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Saka Adhyasta Pemilu Kendal Sambangi Pangkalan pramuka SMA N 2 Kendal

Dokumentasi Kunjungan Saka Adhyasta Pemilu

Dokumentasi Kunjungan Saka Adhyasta Pemilu

Kendal – Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu Kabupaten Kendal melakukan langkah proaktif dalam meningkatkan literasi demokrasi di kalangan generasi muda melalui kunjungan resmi ke Pangkalan SMA Negeri 2 Kendal pada Jumat (08/05). Kunjungan strategis ini dipimpin langsung oleh Muhammad Habibi, yang selain menjabat sebagai Pimpinan Saka Adhyasta Pemilu Kabupaten Kendal, juga merupakan Anggota Bawaslu Kabupaten Kendal selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat. Kehadiran jajaran pimpinan dan anggota saka ini menjadi jembatan penting dalam mengintegrasikan nilai kepramukaan dengan semangat pengawasan demokrasi.

Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Negeri 2 Kendal, Muhammad Habibi menekankan krusialnya peran anggota Pramuka dalam menjaga keadilan demokrasi. Beliau memaparkan secara komprehensif mengenai fungsi dan tata kerja tiga lembaga utama penyelenggara pemilu di Indonesia, yakni KPU sebagai pelaksana teknis, Bawaslu sebagai pengawas tahapan, serta DKPP yang bertugas menjaga kode etik penyelenggara. Edukasi ini dimaksudkan agar para pemilih pemula memahami sistem besar yang mengawal suara rakyat sekaligus meminimalisir potensi pelanggaran sejak dini melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan.

Selain pengenalan lembaga, para anggota Saka Adhyasta turut membekali para siswa dengan kewaspadaan terhadap praktik politik uang dan penyebaran hoaks yang sering menyasar pemilih muda. Para siswa juga diberikan panduan teknis mengenai mekanisme pelaporan pelanggaran secara formal guna mendorong peran aktif mereka di lapangan. Pihak SMA Negeri 2 Kendal menyambut hangat inisiatif ini dan menilai literasi politik tersebut sangat penting bagi Pramuka Penegak agar tidak sekadar menjadi pemilih pasif, tetapi mampu memahami mekanisme penyelenggaraan yang jujur dan adil.

Kegiatan ini diakhiri dengan pesan motivasi dari Muhammad Habibi yang menegaskan bahwa integritas pemilu berakar pada pemahaman masyarakat terhadap tugas para penyelenggaranya. Sebagai simbol komitmen bersama dalam mengawal masa depan demokrasi.

Pertemuan hari ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan penanaman benih integritas bagi calon pemimpin masa depan. Kini, tongkat estafet pengawasan partisipatif telah berada di tangan para siswa, membawa harapan baru bagi terciptanya pemilu yang jujur dan adil.

 

[BK]