Bawaslu Kendal Mengikuti Literasi Pojok Pengawasan Vol.13: Masyarakat Awasi PDPB, Realistis atau Utopis?
|
Kendal – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal menghadiri kegiatan diskusi daring Literasi Pojok Pengawasan Volume 13 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah pada Senin (18/05/2026). Diskusi yang dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting ini mengusung tema yang cukup krusial, yaitu "Masyarakat Awasi PDPB, Realistis atau Utopis?".
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam mengawal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) guna memastikan hak pilih warga negara tetap terjaga secara akurat dan mutakhir.
Diskusi ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten dari berbagai tingkatan Bawaslu untuk membedah tema tersebut secara mendalam. Para pemateri utama dalam forum ini adalah Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Muhammad Amin, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Wahyudi Sutrisno, Tenaga Ahli Bawaslu Republik Indonesia Iji Jaelani, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Banyumas Rani Zuhriyah.
Koordinator divisi pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat Bawaslu Kendal Muhammad Habibi menyatakan bahwa materi yang didapatkan dari volume kali ini akan menjadi bahan evaluasi dan strategi baru bagi Bawaslu Kendal. Khususnya dalam mengemas sosialisasi agar masyarakat di Kabupaten Kendal lebih tergerak untuk ikut serta mengawasi kemutakhiran data pemilih di wilayahnya masing-masing.
Melalui kegiatan ini Bawaslu Kendal, berkomitmen untuk terus membuka ruang literasi seluas-luasnya bagi masyarakat demi terciptanya pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
[BK]