BAWASLU KENDAL GELAR KICK OFF PENDIDIKAN PENGAWAS PARTISIPATIF 2026
|
Kendal- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal secara resmi menyelenggarakan kegiatan Kick Off Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) 2026 pada Senin, 1 Juni 2026. Acara ini mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" sebagai bentuk semangat kebersamaan dalam memperkuat pengawasan yang aktif, responsif, dan berintegritas.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Kendal, termasuk Ketua Bawaslu Hevy Indah Oktaria, anggota Bawaslu Muhammad Habibi, dan Kepala Sekretariat Susanto.
Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat Bawaslu Kendal, Susanto, menyampaikan bahwa P2P merupakan upaya strategis untuk memperluas partisipasi masyarakat, terutama pemilih pemula, dalam mengawasi proses demokrasi. Program ini dirancang melalui metode pembelajaran mandiri, diskusi pendalaman materi, hingga tindak lanjut pengawasan di lapangan.
"Gerakan Pramuka dipilih sebagai mitra utama karena memiliki nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, dan jiwa pengabdian yang sangat relevan dalam membangun budaya demokrasi yang sehat," ujar Susanto.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kendal, Muhammad Habibi, menekankan pentingnya membangun kesadaran pengawasan sejak dini agar generasi muda tidak apatis terhadap demokrasi. la berharap anggota Pramuka dapat menjadi pelopor pengawasan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat dengan memanfaatkan energi kreatif serta keberanian mereka.
Acara puncak ditandai dengan pembukaan resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria. Dalam arahannya, Hevy menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ruang belajar kepemiluan, melainkan langkah nyata untuk membentuk kader pengawas yang berani menjaga integritas pemilu.
"Kami berharap adik-adik dapat menjadi agen pengawasan yang mampu menyuarakan pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat di tengah masyarakat," tegas Heavi sebelum meresmikan pembukaan kegiatan dengan bacaan basmalah.
Melalui program P2P 2026 ini, Bawaslu Kendal berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan soliditas demi mewujudkan ekosistem demokrasi yang berkualitas menuju Pemilu 2029 mendatang
[BK]