Lompat ke isi utama

Berita

Rampungkan Pengambilan Gambar, Bawaslu Kendal Fokus Perkuat Kurikulum dan Kediklatan SDM Lewat Video Edukasi

Dokumentasi Bawaslu Kendal

Dokumentasi proses pengambilan video Bawaslu Membelajarkan vol.2

Kendal — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusianya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengambilan video untuk program edukasi publik bertajuk "Bawaslu Membelajarkan Volume 2" yang mengangkat tema khusus "Manajemen Pengembangan SDM Bawaslu: Sistem Kompetensi, Kurikulum, dan Kediklatan".

Kegiatan produksi konten edukatif ini dilaksanakan di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Kendal, Senin (24/8).

Pemilihan Perpustakaan Daerah Kendal sebagai lokasi pengambilan gambar bukan tanpa alasan. Suasana akademis, fasilitas yang representatif, serta simbol literasi publik di Kendal dinilai sangat mendukung esensi dari program "Bawaslu Membelajarkan" yang mengedepankan nilai-nilai pembelajaran, keterbukaan informasi, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Proses pengambilan video sendiri berlangsung secara dinamis dan terstruktur. Tim produksi melibatkan tahapan teknis yang matang, mulai dari penataan tata letak (setup) kamera, pengaturan pencahayaan (lighting) yang optimal di area perpustakaan, hingga uji coba audio guna memastikan kualitas suara jernih selama pemaparan materi berlangsung. Seluruh rangkaian produksi dikawal ketat untuk menjaga standar visual yang profesional, interaktif, dan nyaman disaksikan oleh publik.

Program "Bawaslu Membelajarkan Vol. 2" ini dirancang sebagai ruang diseminasi pengetahuan dan strategi internal maupun eksternal. Melalui tema Manajemen Pengembangan SDM, Bawaslu Kendal membedah secara mendalam bagaimana standarisasi sistem kompetensi, perancangan kurikulum pelatihan yang efektif, serta mekanisme kediklatan (pendidikan dan diklat) diterapkan untuk mencetak pengawas Pemilu yang profesional, berintegritas, dan kompeten di bidangnya.

Melalui produksi video ini, Bawaslu Kendal berharap materi pembelajaran terkait tata kelola SDM kepemiluan dapat diakses secara lebih luas oleh masyarakat, penggiat pemilu, serta jajaran pengawas di tingkat adhoc. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas lembaga dalam membangun ekosistem pengawasan pemilu yang berbasis pengetahuan (knowledge-based organization).

[BK]