Lompat ke isi utama

Berita

Api Unggun dan Penutupan Kemah Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kendal, Pererat Persaudaraan dan Semangat Pengawasan Partisipatif

Dokumentasi Bawaslu Kendal

Dokumentasi Bawaslu Kendal

Kendal – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal menggelar kegiatan api unggun dan penutupan Kemah Saka Adhyasta Pemilu di Bumi Perkemahan Bukit Djaro, Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, sebagai bagian dari rangkaian perkemahan yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, membangun solidaritas, serta menanamkan nilai kebersamaan dan kepemimpinan bagi anggota Saka Adhyasta Pemilu.

Prosesi api unggun turut dihadiri Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) Adhyasta Pemilu Kwartir Daerah Jawa Tengah, Muhammad Amin. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif bagi generasi muda.

Penyalaan api unggun berlangsung khidmat dengan melibatkan anggota Pramuka yang mengikuti rangkaian kegiatan perkemahan. Kobaran api yang menyala di tengah peserta menjadi simbol semangat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan dalam menjalankan nilai-nilai kepramukaan.

Suasana semakin semarak dengan berbagai kegiatan kebersamaan dan penampilan peserta. Momen tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memperkuat komunikasi, kerja sama, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab antaranggota Saka Adhyasta Pemilu.

Dalam arahannya, Muhammad Amin menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Kendal dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Kemah Saka Adhyasta Pemilu.

Ia menekankan bahwa kegiatan kepramukaan harus menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda sekaligus memperkuat pemahaman tentang demokrasi dan kepemiluan.

Muhammad Amin juga berharap anggota Saka Adhyasta Pemilu, khususnya Dewan Saka Angkatan I yang telah dilantik, mampu menjadi penggerak pendidikan demokrasi melalui kolaborasi dengan pangkalan-pangkalan Pramuka.

Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat berperan aktif dalam pengawasan Pemilu 2029.

Ia turut menekankan tiga aspek penting yang perlu dipahami anggota Saka Adhyasta Pemilu, yaitu pencegahan pelanggaran, pengawasan aktif pada seluruh tahapan pemilu, serta pemahaman mengenai mekanisme penanganan pelanggaran.

Melalui pemahaman tersebut, anggota Saka Adhyasta Pemilu diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan kepemiluan dalam kehidupan bermasyarakat dan menjadi bagian dari gerakan pengawasan partisipatif.

Selain memberikan arahan, Muhammad Amin menyampaikan ucapan selamat kepada anggota Dewan Saka Adhyasta Pemilu Angkatan I Bawaslu Kabupaten Kendal yang telah dilantik. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjadi motor penggerak kegiatan positif yang berorientasi pada pendidikan demokrasi dan penguatan partisipasi masyarakat.

Rangkaian kegiatan malam perkemahan berlangsung meriah dengan kebersamaan peserta di sekitar api unggun. Semangat persaudaraan yang terbangun menjadi salah satu nilai penting dalam memperkuat hubungan antaranggota Saka Adhyasta Pemilu dari berbagai pangkalan sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Kendal.

Kegiatan penutupan menjadi penanda berakhirnya rangkaian perkemahan sekaligus awal dari komitmen para anggota untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan.

Melalui kegiatan api unggun dan penutupan Kemah Saka Adhyasta Pemilu, Bawaslu Kabupaten Kendal berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dijaga dan dikembangkan menjadi kekuatan dalam mendorong keterlibatan generasi muda pada pengawasan partisipatif.

Dengan berakhirnya rangkaian perkemahan tersebut, anggota Saka Adhyasta Pemilu diharapkan semakin siap menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

[BK]