Optimalkan Pengawasan di Tengah Keterbatasan Anggaran, Bawaslu Kendal Perkuat Digitalisasi dan Partisipasi Masyarakat
|
KENDAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas pengawasan Pemilu dan Pilkada meskipun di tengah situasi efisiensi anggaran. Melalui strategi pengelolaan yang cerdas dan inovatif, Bawaslu Kendal memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan tetap berorientasi pada hasil pengawasan yang maksimal.
Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kendal, Susanto, SE, menjelaskan bahwa sekretariat memiliki peran vital sebagai supporting system bagi pimpinan dan jajaran pengawas. Dukungan ini mencakup tata kelola administrasi, keuangan, sumber daya manusia (SDM), hingga logistik yang harus berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, efisiensi anggaran bukan merupakan hambatan, melainkan tantangan untuk melakukan perencanaan yang lebih cermat dengan mengutamakan program prioritas.
“Tantangan terbesarnya adalah bagaimana tetap menjaga kualitas pengawasan di tengah keterbatasan anggaran. Kami harus memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif dan tepat sasaran,” ujar Susanto dalam program podcast Ngabuburit Ramadan Bawaslu Kendal 2026.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Bawaslu Kendal menerapkan beberapa strategi konkret, di antaranya:
Terkait transparansi, Susanto menegaskan bahwa seluruh pengelolaan anggaran tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku dengan pengawasan internal berkala dan laporan keuangan yang terdokumentasi dengan baik.
“Efisiensi bukan sekadar penghematan, tetapi tentang memastikan setiap sumber daya digunakan secara tepat guna untuk mendukung pengawasan pemilu yang transparan, profesional, dan terpercaya,” pungkasnya. Melalui manajemen yang inovatif, Bawaslu Kendal berharap integritas demokrasi di Kabupaten Kendal tetap terjaga dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.