Bawaslu Kendal Mengikuti Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka
|
Kendal – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan melalui Kursus Orientasi Singkat (KOS) Gerakan Pramuka. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Kamis (23/4/2026).
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Bawaslu Jawa Tengah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka), Muhammad Amin. Dalam arahannya, Amin menekankan bahwa kursus ini merupakan tahapan krusial untuk meningkatkan kapasitas kader dan calon instruktur Saka Adhyasta Pemilu.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Mabisaka Bawaslu Jateng, Nur Kholiq, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi nyata guna menumbuhkan kesadaran pengawasan masyarakat, meskipun saat ini tidak sedang dalam tahapan pemilu. Program ini ditargetkan mampu mencetak 1.400 kader Pramuka di seluruh Jawa Tengah pada periode Mei hingga Agustus mendatang.
Dalam sesi penguatan karakter, Ketua Kwarda Jawa Tengah,Budi Prayitno, memaparkan pentingnya pendekatan SESOSIF (Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik). Beliau mengingatkan bahwa keunggulan intelektual tanpa disertai karakter kuat justru akan menjadi kelemahan. Oleh karena itu, pendidikan Pramuka harus berfokus pada tindakan nyata (practice oriented) dan kepedulian sosial.
Pada sesi materi teknis, perwakilan Pusdiklatda, "Kak Hari", menjelaskan bahwa pembentukan Saka Adhyasta Pemilu harus mengacu pada regulasi terbaru Kwartir Nasional Tahun 2021. Beliau menekankan pentingnya peran pengelola di tingkat cabang dalam melakukan rekrutmen yang menyasar Pramuka Penegak di tingkat SMA serta Pramuka Pandega di tingkat perguruan tinggi. Adapun proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring maupun luring dengan tetap berkoordinasi secara resmi bersama pihak Gugus Depan, sekolah, atau kampus.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kendal, Hevy Indah Oktaria, menekankan bahwa pembentukan Saka ini adalah investasi vital bagi masa depan demokrasi di Kendal. Beliau berharap terbentuknya Saka Adhyasta Pemilu dan terlaksananya pelatihan ini mendorong Pramuka di Kendal untuk menjadi aktor aktif yang memiliki bekal karakter serta kecerdasan sosial mumpuni dalam menjaga integritas pemilu.
"Langkah pembinaan ini menjadi fondasi awal bagi Bawaslu Kendal untuk terus memperluas jangkauan pengawasan masyarakat. Ke depan, kehadiran Saka Adhyasta Pemilu diharapkan mampu menjadi mata dan telinga demokrasi yang aktif mengawal kejujuran di setiap sudut wilayah Kabupaten Kendal."
[BK]