Bawaslu Kendal Mengikuti kegiatan Expose Kinerja dan Proyeksi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Divisi Humas dan Data Informasi
|
Kendal- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan Expose Kinerja dan Proyeksi Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Divisi Humas dan Data Informasi yang disiarkan langsung melalui youtube Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, 10 Februari 2026 Pukul 13.00 WIB - selesai.
Kesempatan kali ini, Sosiawan menekankan bahwa tugas Humas di Bawaslu bukan sekedar urusan praktis menyampaikan informasi melainkan memikul tanggung jawab besar sebagai "garda terdepan lembaga", Humas berperan dalam menjaga citra serta menyeimbangkan persepsi publik", Humas memiliki peran vital dalam menyuarakan kerja pengawasan dan memastikan seluruh fase demokrasi berjalan secara bermartabat, transparan, dan akuntabel", tutur Sosiawan.
Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa capaian kinerja 2025 merupakan poin penting dalam keberhasilan pengelolaan data dan informasi publik. Bawaslu Jateng menetapkan indikator keberhasilan keterbukaan informasi bukan hanya berdasarkan banyaknya jumlah permohonan yang masuk.
Namun sebaliknya, jika informasi telah disajikan secara lengkap dan menarik, maka publik tidak perlu lagi mengajukan permohonan tambahan. Hal ini menandakan bahwa sistem informasi yang dibangun telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri. Selain itu, konsistensi komunikasi juga dilakukan melalui penyusunan topik tematik mingguan yang terus berjalan meskipun di luar tahapan pemilu.
Berdasarkan evaluasi Pemilu dan Pemilihan 2024, Bawaslu mengidentifikasi lima faktor utama yang menentukan kualitas demokrasi ke depan:
(1) Regulasi yang jelas dan tanpa celah hukum.
(2) Peserta Pemilu yang taat aturan dan berkualitas.
(3) Penyelenggara yang profesional serta independen.
(4) Institusi Negara yang menjaga netralitas.
(5) Pemilih yang Cerdas dan memiliki kesadaran tinggi.
Selain itu, Sosiawan mengingatkan bahwa seluruh insan Bawaslu harus menjadi "insan pembelajar" yang adaptif dan kreatif.
Cara berkomunikasi dan bagaimana kita melakukan delivery pesan kepada masyarakat menjadi aspek yang sangat menentukan keberhasilan lembaga ke depan," pungkas Sosiawan.
[BK]