Bawaslu Kendal Ajak Masyarakat Menjadi Pengawas Partisipatif: "Demokrasi Itu Kita"
|
Kendal – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal secara masif meluncurkan kampanye pengawasan partisipatif untuk memperkuat kualitas demokrasi di wilayahnya. Melalui pesan-pesan kunci yang disebarkan kepada masyarakat, Bawaslu menekankan bahwa keberhasilan Pemilihan Umum bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kerja bersama dari seluruh elemen bangsa.
Semangat utama yang diusung dalam kampanye ini adalah narasi bahwa "Demokrasi Itu Kita". Pesan tersebut mengajak seluruh warga Kendal untuk menyadari bahwa pengawasan pemilu bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk nyata dari rasa cinta terhadap demokrasi dan tanah air. Bawaslu meyakini bahwa pengawasan adalah bentuk perlindungan terhadap kedaulatan rakyat, sehingga setiap individu diharapkan memiliki keberanian untuk menjaga integritas proses pemilu di lingkungan terkecil mereka.
Dalam upaya memperluas jangkauan pengawasan, Bawaslu Kendal juga mengintegrasikan berbagai program strategis seperti Saka Adhyasta Pemilu yang melibatkan gerakan pramuka, serta Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Melalui kader-kader ini, masyarakat didorong untuk berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemui. Prinsip "Saling Jaga" menjadi fondasi moral dalam gerakan ini, di mana warga diharapkan saling mengawal agar tidak ada ruang bagi kecurangan yang dapat mencederai persatuan dalam keberagaman.
Bawaslu Kabupaten Kendal juga membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mencari informasi melalui kanal resmi di situs web maupun media sosial. Dengan seruan "Ayo Awasi Bersama", diharapkan masyarakat Kendal tidak lagi hanya menjadi penonton, tetapi menjadi garda terdepan dalam mewujudkan pemilu yang bersih, jujur, dan bermartabat.
[BK]