Perkuat Pengawasan Partisipatif Berbasis Kearifan Lokal, Bawaslu Kendal Ikuti Literasi Pojok Pengawasan "Dialektika Jawa - Papua"
|
Kendal – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kendal mengikuti kegiatan Literasi Pojok Pengawasan Volume 22 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah secara daring pada Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema "DIALEKTIKA JAWA - PAPUA: Role Model Forum Warga dalam Bingkai Kearifan Lokal" tersebut diikuti melalui aplikasi Zoom Meeting serta kanal YouTube Bawaslu Jateng mulai pukul 10.00 WIB. Forum ini bertujuan untuk memperdalam strategi pengawasan partisipatif melalui pendekatan budaya dan forum warga di berbagai daerah.
Acara diawali dengan opening speech oleh Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin, dan dilanjutkan keynote speech oleh Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sosiawan. Diskusi interaktif ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Papua Selatan, Ahmad Muhazir, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Sragen, Sumadi.
Dalam pemaparannya, para narasumber mendiskusikan efektivitas Forum Warga sebagai wadah sosialisasi dan pengawasan pemilu yang memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal. Pertukaran perspektif antara Jawa dan Papua memberikan gambaran mendalam mengenai cara merangkul elemen masyarakat adat, tokoh lokal, dan komunitas warga agar aktif mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
Melalui keikutsertaan dalam literasi ini, Bawaslu Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan berbasis komunitas di tingkat daerah. Pembelajaran dari dialektika kearifan lokal ini diharapkan dapat diterapkan dalam penguatan Forum Warga di Kabupaten Kendal guna menciptakan pengawasan pemilu yang inklusif, kondusif, dan berakar kuat pada tradisi masyarakat setempat.
[BK]