Di Kendal, Kampanye Tatap Muka Lebih Diminati daripada Daring

BERITA

Bawaslu, Kendal – Dalam masa 19 hari Tahapan Kampanye sudah ada 266 kampanye yang diawasi jajaran Pengawas di Kabupaten Kendal. Namun kampanye di masa Covid-19 yang lebih didorong melalui daring faktanya hampir semua dilakukan tatap muka.

“Mind site kampanye di masa covid ini daring. Namun fakta berkata lain, lebih banyak tatap muka, hampir semua pertemuan langsung dengan warga,” kata Ahmad Ghozali Kordiv Pengawasan Bawaslu Kendal, Rabu (14 September 2020).

Meskipun telah direkomendasikan untuk melakukan kampanye daring karena situasi pandemi Covid-19, dengan tujuan mengurangi kerumunan dan mengikuti protokol kesehatan. Kampanye daring tetap kurang diminati.

“Metode kampnye yang paling disarankan untuk dilakukan di masa pandemi yaitu kampanye daring justru paling sedikit dilakukan. Di Kabupaten Kendal hanya ada satu paslon yang melakukan kampanye daring menggunakan aplikasi zoom room meeting dan hanya dilakukan satu kali pada awal kampanye,” lanjut Ghozali.

Sampai saat ini Bawaslu Kendal tidak mendapati lagi pelaksanaan kampanye dengan metode daring. Menurut analisis dari Bawaslu Kendal, kampanye dalam bentuk daring masih minim diminati oleh paslon karena beberapa kendala.

“Di antara kendala yang mungkin dihadapi untuk melaksanakan kampanye daring yaitu jaringan internet di daerah yang kurang mendukung, keterbatasan partisipasi masyarakat, keterbatasan kemampuan penggunaan aplikasi pendukung kampanye yang membuat kampanye daring kurang diminati,” kata Fristiono Panwaslu Kecamatan Patean yang letak geografisnya di daerah pegunungan Kendal.

Kampanye daring, yaitu kampanye yang memanfaatkan sarana laman resmi pasangan calon, menyebarkan konten di akun resmi media sosial, konferensi pertemuan virtual, dan penayangan siaran langsung kegiatan kampanye. [BK]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *